TINDAK LANJUTI ARAHAN KEMENDAGRI, DEWAN PASTIKAN BANTUAN TEPAT SASARAN.

  • Tim Pemberitaan Humas DPRD Buleleng
  • 13 Mei 2020
  • Dibaca: 111 Pengunjung

Singaraja, Humas DPRD Buleleng.

Menindak lanjuti arahan kemendagri tentang refocusing anggaran untuk penanganan covid, dan sesuai amanat Salus Populi Supreme Lex (Hukum tertinggi adalah keselamatan rakyat), Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng, Luh Marleni, Bersama anggota komisi III DPRD Kabupaten Buleleng, I Nyoman Meliun melaksanakan Kunjungan ke 3 Kantor Desa di Kecamatan Sawan, yaitu Desa Bebetin, Sekumpul dan Lemukih yang diterima oleh masing-masih Perbekel Desa tersebut. Rabu (13/05).

Dari data yang di berikan oleh masing-masing perbekel, Perbekel I Gede Susanta memaparkan bahwa Desa Bebetin memiliki Dana Desa Sebesar 1,1Miliar Lebih 30% digunakan untuk pemberian bantuan BLT kepada masyarakatnya yang belum tercover untuk bantuan dari pusat sebesar 600 ribu rupiah per KK / bulan selama 3 bulan sebanyak 183kk

Kemudian untuk Desa Sekumpul, dijelaskan oleh Perbekel Made Suarta Dana Desa sebesar 900jt Lebih, dianggarkan 25% yaitu 282juta untuk 215 kk yang total berjumlah 387juta. Sedangkan untuk kekurangan 105 juta menurut perbekel sekumpul, dirinya akan melakukan kolaborasi antara dana desa,BKK desa Pakraman, Dana Dari Badan Usaha Milik Desa, dan Dana Sosial Dari LPD. Perbekel desa sekumpul juga menyampaikan bahwa di desa sekumpul sendiri juga ada program PKT (padat Karya Tunai) yang dianggarkan sebesar 150 juta, yang akan diberikan kepada masayarakat desa yang kehilangan mata pencaharian akibat covid dengan di ajak bekerja oleh desa dengan upah sebesar RP. 15.000/jam per orang.

Perbekel  Desa Lemukih Drs. I Nyoman Singgih menjelaskan Dana Desa berjumlah 966 Juta, yang 30% nya dianggarkan untuk 161 kk penerima BLT yaitu sekitar 289 juta, yang dibagi menjadi 96 juta lebih perbulannya selama 3 bulan.

Ditemui usai kegiatan, Luh Marleni menyampaikan bahwa dana desa yang digunakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat desa harus tepat sasaran, sehingga tidak ada lagi kericuhan yang akan ditimbulkan karena kurang tepatnya sasaran saat pemberian bantuan.

“jadi kita lakukan kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti arahan dari kemendagri kemarin tepatnya, diadakan webminar yang diadakan secara teleconference, ya harapan saya agar dana desa itu digunakan sebener-benernya, bantuan-bantuannya juga harus tepat sasaran.”

Beliau juga menambahkan bahwa seteah diadakannya kunjungan mendapakankan informasi berupa, sudah ada beberapa dana bantuan yang diterima, baik itu dari pusat, terutama bantuan BNPT, dan PKH.

Share Post :