Ketua DPRD Ngurah Arya menerima audensi dari DPM FHIS Undiksha
SINGARAJA,Humas DPRD Buleleng
Menindaklanjuti surat permohonan audiensi yang diajukan oleh
Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas
Pendidikan Ganesha (DPM FHIS Undiksha), Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut
Ngurah Arya, SM secara resmi menerima kehadiran para pengurus mahasiswa
tersebut di Gedung Dewan Buleleng, Senin, (22/6/2026).
Carles Parlindungan Harefa, Ketua DPM FHIS Undiksha menyampaikan
tujuan audensi terkait hasil kajian
akademis dari DPM FHIS berkaitan dengan RUU Polri dan kebijakan BBM, menyerap informasi
serta membangun komunikasi konstruktif dalam mengawal kebijakan publik yang
berpihak pada rakyat.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan mahasiswa memaparkan
pandangan serta keresahan mereka mengenai disahkannya RUU Kepolisian Negara
Republik Indonesia (UU Polri) serta kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar
Minyak (BBM) oleh Pemerintah Pusat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Buleleng menegaskan
bahwa meskipun ini merupakan ranah kebijakan nasional, masyarakat di daerah memiliki
hak penuh untuk menyuarakan aspirasi mereka. Ia berkomitmen akan meneruskan hasil kajian ini ke tingkat legislatif
pusat.
Selain membahas
RUU Polri, isu penyesuaian harga BBM menjadi fokus utama dalam diskusi
interaktif tersebut. Ketua DPRD Ngurah Arya menjelaskan bahwa situasi global
seperti ketegangan geopolitik menjadi salah satu pemicu kelangkaan pasokan
energi, yang berimbas pada melonjaknya biaya subsidi serta melemahnya nilai
tukar mata uang rupiah.
“Dampaknya tentu
sangat dirasakan oleh masyarakat. Kenaikan harga BBM berpengaruh langsung
terhadap harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, hingga berbagai sektor
ekonomi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dari
pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli
masyarakat,” ujar Ngurah Arya.
Terkait usulan mahasiswa mengenai pengawasan ketat terhadap distribusi BBM di lapangan agar tepat sasaran, pimpinan dewan mengakui hal tersebut cukup sulit dilakukan dan rentan penyimpangan karena faktor situasional. Namun, ia menekankan pentingnya pengawasan bersama.
Di akhir
audiensi, Ketua DPRD Ngurah Arya menyampaikan apresiasi atas kepedulian, sikap
kritis, dan kedewasaan mahasiswa DPM FHIS Undiksha dalam menyikapi berbagai isu
kebijakan publik. Ia menilai penyampaian aspirasi melalui forum audiensi dan
dialog merupakan bentuk partisipasi demokrasi yang positif, karena mahasiswa
dapat menyampaikan pandangan dan hasil kajiannya secara santun, argumentatif,
serta konstruktif tanpa harus turun ke jalan.