Ketua DPRD saat memimpin rapat
SINGARAJA, Humas DPRD Buleleng
DPRD Kabupaten
Buleleng memastikan pemenuhan jaminan kesehatan masyarakat tetap menjadi
prioritas, meskipun di tengah keterbatasan anggaran daerah. Hal tersebut
disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, S.M.,
saat memimpin rapat koordinasi terkait kepesertaan Penerima
Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan Kabupaten Buleleng, yang
diselenggarakan di Ruang Gabungan Komisi Gedung DPRD Buleleng, Senin
(5/1/2026).
Ketua DPRD Ketut
Ngurah Arya, S.M., menegaskan bahwa DPRD akan melakukan langkah koordinasi
dengan Pemerintah Provinsi Bali guna memastikan masyarakat kurang mampu tetap
mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. “Meskipun terdapat keterbatasan
anggaran, kami akan terus berupaya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi,
mengingat persoalan kemiskinan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, DPRD
juga mendorong masing-masing perangkat daerah untuk
mengoptimalkan dan memutakhirkan data yang dimiliki, mengingat
adanya peralihan segmen kepesertaan BPJS Kesehatan,
dari PBI daerah ke segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang iurannya dibiayai oleh
perusahaan tempat bekerja. Optimalisasi data ini dinilai penting agar
kepesertaan BPJS Kesehatan tepat sasaran serta tidak menimbulkan beban anggaran
yang tidak semestinya bagi pemerintah daerah.
Rapat koordinasi tersebut menghadirkan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi lintas sektor dalam memastikan validitas data kepesertaan PBI BPJS Kesehatan serta keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Buleleng.