(0362) 22713
dprd@bulelengkab.go.id
Sekretariat DPRD Buleleng

Dharma Santi Gerokgak Jadi Ruang Mempererat Harmoni Pemerintah Dan Masyarakat

Admin dprd | 09 Mei 2026 | 53 kali

Ketua DPRD Buleleng saat memberikan sambutan

GEROKGAK, Humas DPRD Buleleng

Semangat kebersamaan dan keharmonisan mewarnai pelaksanaan Dharma Santi dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui komunikasi yang harmonis serta penuh nilai kebersamaan.

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, I Ketut Ngurah Arya hadir bersama Anggota DPRD Buleleng I Wayan Parwa, I Gede Mudita, dan Dewa Nyoman Sukardina. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menunjukkan komitmen dalam menjaga sinergi dan kedekatan dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Buleleng menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, dan sejahtera. Momentum Dharma Santi dinilai sangat tepat untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial di tengah kehidupan masyarakat.

“Melalui Dharma Santi ini, saya berharap terjalin komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kebersamaan, saling mendengar, dan saling mendukung, kita dapat menjaga persatuan serta bersama-sama membangun Kabupaten Buleleng yang lebih maju, damai, dan sejahtera,” ujar Ketua DPRD Buleleng.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Buleleng, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng, jajaran Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng, Forkompimcam Gerokgak, para Perbekel se-Kecamatan Gerokgak, serta masyarakat yang mengikuti Dharma Santi dengan penuh antusias.

Suasana acara semakin bermakna dengan kehadiran I Wayan Nardayana sebagai narasumber. Melalui pendekatan budaya dan spiritual, ia menyampaikan berbagai filosofi kehidupan yang sarat makna, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai toleransi, introspeksi diri, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Buleleng bersama Ketua DPRD Buleleng juga menyerahkan bantuan sembako kepada para pemuka agam hindu dan lansia kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Dharma Santi ini, semangat Hari Raya Nyepi diharapkan tidak hanya menjadi refleksi spiritual, tetapi juga menjadi penguat persaudaraan dan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Buleleng yang lebih baik.