Komisi II DPRD Buleleng Kunja ke Camat Kubutambahan
SINGARAJA, Humas DPRD Buleleng
Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Buleleng, Senin tanggal 3
Maret 2025 melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Camat Kubutambahan sebagai
bentuk pengawasan terkait dengan alokasi dana BKK Kabupaten Badung tahun
Anggaran 2024. Rombongan diterima langsung oleh Camat Kubutambahan I Nyoman
Arya Lanang Subahagia Putra, S.STP diruang kerja Camat.
Ketua Komisi II Wayan Masdana didampingi anggota Ni Made
Lilik Nurmiasih,SE., Dra. M. Putri Nareni dan Ketut Jana Yasa,S.H. serta Tim
Ahli DPRD Buleleng menyampaikan bahwa saat ini komisi II DPRD Buleleng
mengadakan pengawasan terkait realisasi dana BKK Tahun Anggaran 2024. Dari data
yang terdapat di Kecamatan Kubutambahan, seluruhnya (100%) sudah mengamprah
dana BKK dengan besaran maksimal 30% dari usulan pada proposal. Berdasarkan
data hasil monitoring dan evaluasi tim Kecamatan Kubutambahan pada hari Kamis,
13 Februari 2025, terdapat 1 desa, yaitu Desa Tunjung yang belum merealisasikan
rencana kegiatannya (progress 0%) dengan alasan karena kendala cuaca/hujan.
Terkait dengan hal ini, Komisi II meminta kepada Camat Kubutambahan untuk terus
memonitoring realiasi desa yang mendapatkan dana BKK sehingga progres
pengerjaan sesuai dengan yang direncanakan.
“Dari hasil koordinasi dengan Camat Kubutambahan, progres
pengerjaan dana BKK dari Pemerintah Kabupaten Badung ada beberapa desa yang
tidak bisa terealisasi dan ada yang baru di amprah. Alasanya karena waktu turunya BKK sangat mepet
sehingga ada desa yang tidak berani memasang kegiatan lebih awal” tambahnya.
Wayan Masdana juga menambahkan Komisi II juga akan terus
memonitoring bantuan BKK kemasing-masing desa agar apa yang menjadi tujuan dari
pemberian dana BKK terealisasi, tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.
Camat Kubutambahan ditemui usai pertemuan menyampaikan bahwa
dana BKK yang turun di wilayah Kecamatan Kubutambahan saat ini sudah berjalan dan sesuai dengan peruntukan.
Terkait dengan adanya beberapa desa yang belum bisa melaksanakan seperti di
Desa Tunjung yang belum merealisasikan rencana kegiatannya (progress 0%) dengan
alasan karena kendala cuaca/hujan dan rencana pembangunan kios BUMDesa serta
pembangunan hangar dan kantor unit usaha Tambaning di Desa Tamblang, dan
rehabilitasi/peningkatan Gedung Kantor Perbekel Bulian belum terlaksana karena
terkendala status lahan.
“Terkait dengan realisasi dana BKK Kabupaten Badung, Kami
Pemerintah Kecamatan terus berkoordinasi dengan desa terkait dan Dinas PMD
Kabupaten Buleleng untuk memastikan semua berjalan dengan baik dan sesuai
dengan apa yang kita harapkan” tegasnya.
Selanjutnya, Komisi II DPRD Buleleng akan melanjutkan
pengawasan di delapan Kecamatan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat.