Situasi Rapat Komisi I Membahas Pertanggungjawaban APBD tahun Anggaran 2023
SINGARAJA, Humas DPRD Buleleng
Adanya pencermatan dari hasil
pemeriksaan BPK RI tentang Perhitungan
Alokasi Belanja Transfer ke Desa Belum Sesuai Ketentuan pada Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa, dan catatan untuk Dinas Kependudukan Catatan Sipil belum
optimal dalam memfasilitasi hak akses data kependudukan kepada Dinas Sosial. Komisi
I DPRD Buleleng mengundang OPD terkait untuk membahas pencermatan dalam
pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023.
Rapat yang diselenggarakan pada
Senin, 8 Juli 2024 diruang Komisi I dipimpin oleh Ketua Komisi I I Gede Odhy
Busana,SH dan dihadiri oleh anggota Nyoman Bujana,SE, Ir. Gede Wisnaya Wisna,
Gede Suparmen serta turut diundang Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan
Desa Gede Sasnita Ariawan, SH, MH, dan Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Made Juartawan, S.STP, MM dan Tim Ahli DPRD
Buleleng.
Ditemui usai rapat, Gede Odhy Busana
menyampaikan bahwa Komisi I melaksanakan rapat gelar pendapat (RDP) dengan OPD guna
membahas permasalahan dan beberapa catatan dari BPK RI untuk LKPJ TA 2023 yang
selanjutnya akan dipakai evaluasi untuk Anggaran dan pelaksanaan di tahun
kedepan.
Odhy Busana menambahkan, berdasarkan
hasil pemerikasaan BPK RI telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
secara berturut-turut sebanyak 10 (sepuluh) kali dari tahun 2014 s/d 2023 atas
laporan Keuangan Kabupaten Buleleng. Akan tetapi, masih ada beberapa
catatan-catatan yang diberikan oleh BPK untuk bisa diperbaiki dan ditingkatkan
untuk anggaran selanjutnya. Pada LKPJ TA 2023 khususnya pada Dinas PMD ada
catatan berupa perhitungan alokasi belanja transfer ke desa yang terdapat kesalahan alokasi BHP pada Desa
Tukad Sumaga dan Desa Tukad Mungga sehingga terjadi kurang cermat menyusun
alokasi kinerja BHP. Pada Dinas Kependudukan Catatan Sipil belum optimalnya memfasilitasi
hak akses data kependudukan kepada Dinas Sosial
untuk kepentingan rekonsiliasi antara Pemda Buleleng dengan BPJS
Kesehatan.
“tadi di Komisi I kita sudah
bahas semua tentang catatan-catatan LKPJ TA 2023 dari BPK RI, baik dari Dinas
PMD serta Disdukcapil sudah memberikan tanggapan dan upaya-upaya yang dilakukan
sebagai jawaban dari catatan tersebut serta sebagai perbaikan untuk kinerja
pelakasanaan APBD tahun depan” ujarnya.
Selanjutanya, hasil pembahasan
antara komisi I dan OPD terkait akan dibawa dalam rapat gabungan komisi dengan
eksekutif yang dijadwalkan dalam rapat selanjutnya.