Komisi II saat berkunjung di Camat Seririt
SINGARAJA, Humas DPRD Buleleng
Anggota Komisi II DPRD Buleleng melakukan kunjungan kerja ke
Kantor Camat Seririt dan Kantor Camat Gerokgak untuk mendapatkan informasi
terkait realisasi Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Kabupaten Badung
Tahun Anggaran 2024. Kunjungan ini dipimpin oleh Anggota Komisi II Putu
Suastika, SE, didampingi anggota Komisi II Wayan Parwa, Made Suarsana, dan
Ketut Hermawan serta Tim Ahli DPRD Buleleng pada, Senin (3/3).
Rombongan diterima langsung oleh Camat Seririt, I Gusti Putu
Ngurah Mastika, SSTP, MM, dan Camat Gerokgak, I Gd Arya Rimbawa Giri, S.IP.,
M.A.P. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa dari total dana BKK yang telah
diajukan (100%), baru sekitar 30% yang terealisasi di kedua Kecamatan tersebut.
Namun, terdapat kendala administrasi pada lima Desa di Kecamatan
Seririt, yaitu Desa Joanyar, Desa Pengastulan, Desa Kalinget, Desa Kalisada dan
Desa Banjar Asem, sehingga dana sebesar 30% yang telah dialokasikan belum bisa
dicairkan. Sementara itu, di Kecamatan Gerokgak, tiga Desa yaitu Desa
Sumberkima, Desa Patas, dan Desa Banyupoh. Desa tersebut tidak memanfaatkan
dana BKK karena tidak mengajukan usulan.
Melalui kunjungan ini, Putu Suastika menyatakan DPRD
Buleleng berupaya memastikan transparansi dan kelancaran pencairan dana BKK
agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan di desa-desa yang
menerima bantuan. "Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan
DPRD dalam memastikan penyaluran dan pemanfaatan dana BKK berjalan sesuai
peruntukannya serta membantu desa-desa yang mengalami kendala administrasi agar
dana dapat segera dicairkan" ujar Putu Suastika.
Pada kesempatan yang sama Komisi II juga melaksanakan peninjauan
jalan desa yang berlokasi di Desa Pejarakan tepatnya di Jalan Kemiri.
Peninjauan ini terkait aspirasi masyarakat karena jalan tersebut mengalami kerusakan
yang lama belum dapat perbaikan.