Ketua Komisi IV saat memimpin rapat kerja
SINGARAJA, Humas DPRD Buleleng
Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama mitra kerja daerah yang meliputi Dinas Kesehatan, RSUD Kabupaten Buleleng, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng. Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Buleleng pada rabu (5/8/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Sukarmen. Rapat kerja tersebut diselenggarakan dalam rangka membahas pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Dalam pembahasan bersama Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Buleleng, Ketua Komisi IV Nyoman Sukarmen menegaskan pentingnya menjaga efisiensi tanpa mengorbankan program-program skala prioritas masyarakat. Komisi IV mendorong agar pemenuhan kebutuhan ketersediaan obat-obatan, pemenuhan vaksin, serta pembenahan sarana dan prasarana di Puskesmas maupun RSUD tetap berada pada daftar prioritas teratas.
Selain itu, Komisi IV juga menyoroti isu teknis dan operasional di lapangan, salah satunya penanganan isu dokter internship serta pemenuhan tenaga sopir ambulans di tingkat Puskesmas. Hal ini disuarakan guna menghindari keterlibatan tenaga medis/perawat dalam tugas operasional kendaraan yang berpotensi menyalahi regulasi dan mengganggu fokus pelayanan kesehatan dasar. Terkait rencana pengembangan infrastruktur di RSUD, Komisi IV menyarankan agar senantiasa berkoordinasi erat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
"Kami di Komisi IV sangat bersemangat mendorong agar anggaran untuk kebutuhan prioritas dan sangat penting ini tidak menjadi kendala. Layanan kesehatan masyarakat, ketersediaan obat, fasilitas Puskesmas, hingga masalah tenaga pendukung seperti sopir ambulans harus benar-benar siap dan tepat sasaran," ujar Nyoman Sukarmen
Sementara itu, dalam sesi pembahasan bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, Komisi IV memberikan apresiasi atas terobosan dan inovasi yang terus dikembangkan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satu strategi inovatif yang dibahas adalah program perpustakaan malam (Night Library) yang dipadukan dengan pemberdayaan UMKM lokal (seperti penyediaan kedai kopi) guna menciptakan suasana belajar dan membaca yang lebih hidup dan menarik bagi generasi muda.
Di samping dukungan terhadap
inovasi literasi, Komisi IV DPRD Buleleng juga memberi perhatian khusus
terhadap kondisi fisik gedung/fasilitas perpustakaan yang masih mengalami
kebocoran. Komisi IV mendorong agar usulan perbaikan infrastruktur gedung
perpustakaan dapat segera terealisasi demi keamanan arsip dan kenyamanan para
pengunjung.