Ketua DPRD bersama Wakil Ketua II melaksanakan persembahyangan
SINGARAJA, Humas DPRD Buleleng
Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, S.M., bersama Wakil Ketua II DPRD Buleleng, I Made Jayadi Asmara, S.Sos., menghadiri Puncak Karya Melaspas, Ngenteg Linggih, dan Mapududusan Agung Titik Nol Singaraja yang berlangsung di kawasan Titik Nol Kota Singaraja, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan Purnama Karo ini menjadi momentum penting dalam penyucian sekaligus peneguhan fungsi kawasan Titik Nol Singaraja sebagai salah satu ruang publik dan ikon Kota Singaraja. Rangkaian upacara diawali dengan persembahyangan bersama yang diikuti oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat yang mengikuti pelaksanaan karya.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang sayembara penamaan Titik Nol Singaraja. Nama “Praja Mandala Singa Ambara Raja” terpilih sebagai nama resmi kawasan tersebut. Nama ini memiliki makna sebagai pusat pemerintahan Kota Singaraja yang merepresentasikan identitas, sejarah, serta nilai-nilai budaya yang melekat dan berkembang di tengah masyarakat Buleleng.
Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan karya yang berlangsung dengan lancar serta tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Titik Nol Singaraja tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga menjadi simbol persatuan, sejarah, dan perkembangan Kota Singaraja sebagai pusat aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
“Penetapan nama Praja Mandala Singa Ambara Raja diharapkan dapat semakin memperkuat makna Titik Nol Singaraja sebagai pusat pemerintahan sekaligus simbol sejarah, budaya, dan kebanggaan masyarakat Buleleng,” ujar Ketut Ngurah Arya.
Ia juga berharap keberadaan kawasan tersebut dapat menjadi ruang publik yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat pelestarian nilai-nilai budaya dan spiritual yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Buleleng.
Melalui pelaksanaan karya suci ini, diharapkan kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dapat terus berkembang sebagai pusat kegiatan masyarakat yang harmonis, berlandaskan nilai budaya, serta menjadi salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Buleleng.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Buleleng,
Ketua dan Sekretaris TP PKK Kabupaten Buleleng, Sekretaris Daerah Kabupaten
Buleleng beserta para asisten, Kodim 1609/Buleleng, Polres Buleleng, Pengadilan
Negeri Buleleng, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten
Buleleng, para camat, pimpinan BUMD Kabupaten Buleleng, serta tamu undangan
lainnya.